Kades Tihuana Diterpa Isu Kepemilikan Ijazah Palsu

By admin 17 Jul 2023, 08:02:57 WIB Hukum
Kades Tihuana Diterpa Isu Kepemilikan Ijazah Palsu

Keterangan Gambar : Gambar Ilustrasi


Masohi, beritanyaterkini.com - Kepala Desa Tihuana Kecamatan Seram Utara Timur Seti, Jumiyati dikabarkan  memalsukan sejumlah dokumen pribadinya hanya untuk mewujudkan "syahwatnya" menjadi Kepala Desa periode 2020-2026.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari berbagai sumber, Dokumen dimaksud berupa ijazah Pendidikan Kesetaraan (Paket) B. Kuat dugaan ijazah Paket C yang juga disodorkan bersamaan  sebagai syarat administrasi pencalonan saat itu juga palsu. Sebab, ijazah paket B sebagai dasar melanjutnya pendidikan Kesetaraan (Paket) lanjutan.

Sejumlah informasi yang berhasil dihimpun media ini,  ijazah paket B milik Jumiyati terindikasi kuat adalah ijazah palsu.  Karena, Pertama, ijazah tersebut tidak memuat nomor  induk siswa sebagai bukti sahih kelulusan dalam  suatu proses pendidikan. 

"Ijazah itu, tidak ada nomor induk siswa yang seharusnya  ditulis sebagai bukti status kelulusan,"  

Cilakanya lagi,  sekolah tempat Jumiyati mengenyam pendidikan sebagaimana tertulis pada ijazah tahun 2001 yakni SLTP Desa Tihuana   adalah sekolah "Siluman". Pasalnya, SLTP Desa Tihuana belum ada pada tahun itu. 

"Semua orang di sini (Tihuana) tahu kalau tahun 2001 Tihuana belum punya sekolah SLTP," ungkap sumber.

Lantas, bagaimana Jumiyati bisa memenangkan kontestasi pilkades desa Tihuana ? Proses demokrasi di Tihuana ternyata menyimpan fakta proses demokrasi yang amburadul. Pasalnya, saat itu proses pemilihan belum rampung. Jumiyati sejatinya masih harus melalui tahapan lanjutan demokrasi yakni putaran kedua. 

Diduga kuat, ada intervensi pengusaha tajir dalam proses demokraai pemilihan kades Tihuana saat itu.

"Sesuai mekanisme pemilihan, saat itu tidak ada calon kades yang meraih suara mayoritas atau lebih dari 50 persen. Proses demokrasi saat itu mengharuskan dilaksanakannya putaran kedua tapi putaran kedua belum terlaksana sampai saat ini.

Lima bulan lamanya tidak ada pelaksanaan pemilihan putaran kedua, tiba-tiba Jumiyati  sudah dilantik sebagai Kepala Desa Tihuana," ungkap salah satu tokoh masyarakat Tihuana.  

"Proses demokrasi pemilihan kades Tihuana untuk periode 2020-2026 belum rampung. Proses pemilihan saat itu belum menghasilkan Kades terpilih," sambungnya.  (Tim)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment